comment of: Globalisasi dan Kemiskinan
dalam menghadapi globalisasi pemerintah RI seolah sedang berhadapan dengan buah simalakama. Bagaimana tidak, konsekuensi yang harus ditanggung ketika kita bergabung atau tidak dalam globalisasi sama besarnya. Indonesia sebagai negara yang bisa dibilang tidak terlalu kuat hanya bisa mengikuti arus. sekarang pemerintah sudah memilih untuk membawa bangsa ini dalam rangkulan globalisasi, pasar bebas.
Bukan saatnya lagi kita teriak, karena selalu ada titik putih dibalik kertas hitam. positifnya adalah ketika bangsa ini dibenturkan dengan globalisasi, kita secara tak langsung dipaksa untuk bisa meningkatkan kompetensi diri (secara individu) dan akselerasi pembangunan di berbagai sektor (secara komunal). Bagi negara berkembang seperti Indonesia, nasionalisme adalah kunci utama keberhasilan kita membawa bangsa ini keluar dari ancaman ekses globalisasi. disamping juga komunikasi dan kesepahaman yang baik antara rakyat dan pemerintah.
jadi, bagi seluruh rakyat Indonesia marilah kita pahami tantangan-tantangan yang ada di depan kita. Mari sama-sama kita hadapi, minimal dengan secara serius meningkatkan kompetensi diri serta menancapkan dalam-dalam jiwa nasionalisme. Insya Allah, ketika kita sudah ikhtiar dengan sungguh-sungguh, maka Allah SWT akan memberikan kemenangan itu pada bangsa ini.
Salam,
Wioko Yudhantara
Dept. of Mechanical Engineering ITS